Friday, February 7, 2014

...



"Aku tak pernah tahu adakah kata yang lebih baik dari ‘aku mencintaimu’.

Karena ‘aku mencintaimu’ begitu penuh. Begitu seluruh.

Aku mencintaimu. Sudah. Cukup. Pas.

Aku mencintaimu. Sederhana. Bersahaja.

Aku mencintaimu. Indah. Pasrah.

Aku mencintaimu. Dan jika kauharus ditelan malam, aku memilih mencintaimu di mana saja.

Karena jika aku harus mencintaimu, aku mencintaimu demikian saja.

Dan ketika aku mencintaimu, aku mencintaimu begitu saja. Tanpa jeda.

Karena, sayangku, jiwaku, nafasku, udaraku, airku, hidupku, saat aku mencintaimu, aku kau. Dan kau aku.

Biar kurasakan hidupmu di telapak kakiku. Sisa-sisamu.

Biar. Cukup sudah."


Cuplikan dari cerpen saya Tengah Malam Waktu Itu.

- yoonkla -

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...